Senin, 24 Agustus 2015

Analisa Perbedaan Mahasiswa S1 dan Mahasiswa S2 di Hari Pertama Kuliah

Haaaai Duniaaa.

Ini adalah tulisan pertama saya sebagai mahasiswa S2.

Hari ini kuliah pertama, mata kuliahnya Analisis Data Lingkungan dan kuliah pre requisite Kimia Lingkungan. Hari ini kuliah jam 7 pagi. Iya jam 7 pagi. Pak Sukandar, dosen Kimia Lingkungan tadi banyak banget ngasih motivasi. Kata beliau, kuliah pertama memang biasanya beliau isi dengan perkenalan, sosialisasi ground rules, dan memberikan motivasi-motivasi untuk mahasiswa. Dari serangkaian cerita motivatif yang beliau sampaikan, ada beberapa pernyataan beliau yang saya note banget dan selayaknya saya jadikan pegangan untuk sukses di kehidupan. Kata beliau kurang lebih seperti ini:
  • Kalau Anda mengalami “Learning Disabilities”, maka siap-siap saja Anda akan mengalami “Life Disabilities”. Learning Disabilities = MALAS. Yakinlah setiap ilmu yang dipelajari akan bermanfaat saat ini atau nanti.  
  • Keberhasilan itu butuh proses, tidak ada yang langsung berhasil.
  • Tidak ada kata terlambat untuk belajar dan memiliki cita-cita.

Menarik sekali motivasinya Pak. Terimakasih untuk wejangan-wejangan di hari pertama perkuliahan :)

Okee, segitu aja tulisan seriusnya. Malam ini saya menulis karena ingin membahas sesuatu yang lain. Saya kembali ke kampus ITB ini setelah hampir 4 tahun meninggalkannya. Dan selama jalan di kampus tadi, saya memikirkan dan mengamati beberapa hal sehingga terciptalah analisa ini. Perlu diklarifikasi terlebih dahulu bahwa analisa ini berdasarkan pengalaman dan pengamatan pribadi saya sebagai mahasiswa yang S1 di Mikrobiologi ITB angkatan 2007 dan S2 di Teknik Lingkungan ITB angkatan 2015. Jadi hasil analisanya bisa tidak valid jika dilakukan oleh orang yang berbeda :)

Analisa Perbedaan Mahasiswa S1 dan Mahasiswa S2 di hari pertama kuliah
  • Anak S1: Jalan kemana-mana bergerombol dalam kelompok cukup besar karena pasti udah kenal-kenalan dari waktu OSKM.
  • Anak S2: Sendiri aja. Jalan berdua atau bertiga juga udah bagus
  • Anak S1: Kemana-mana bawa text book tebel. Pasti baru dapat turunan buku Kimia Dasar, Fisika Dasar atau Kalkulus dari anak tingkat 2 yang baru lulus TPB juga. Ah ujung-ujungnya juga lulus mata kuliah tersebut mengandalkan latian soal dari bundel-bundel soal ujian tahun lalu, hahaha
  • Anak S2: Tangan kosong. Atau bawa handout sih paling.
  • Anak S1: Duduk-duduk ngumpul di selasar Oktagon, TVST atau area lainnya, pokoknya rame banget
  • Anak S2: Kayaknya nggak jauh-jauh dari prodi deh
  • Anak S1: Kalau ada jam kosong disempetin buat main-main di unit, kan kemarin baru isi formulir di OHU.
  • Anak S2: Jam kosong, kalau belum ada tugas mending balik ke kosan, nyuci baju.
  • Anak S1: Kelas pertama Fisika Dasar, habis itu lanjut kalkulus. Keluar kelas tersebut si anak ngebatin “Dosennya kok ngajarnya gitu sih, nggak ngertiiii"
  • Anak S2: Hemmm menarik ya ilmunya *curiousity meningkat*
  • Anak S1: Saya ke ITB mau kuliah sekaligus jadi aktivis, soalnya kan pas OSKM diajarin kalau mahasiswa itu katanya peranannya sebagai agent of change, guardian of angel dan iron stock. Keren yaa aku maha-siswa
  • Anak S2:  Saya mau cari ilmu J

Bagian anak S1 di point nomor 5 sebenernya itu pengalaman saya pribadi waktu hari pertama kuliah S1. Beneran langsung jiper, soalnya ngeliat sekelas kok kayaknya pada ngerti semua, sementara saya berusaha keras memahami itu dosen ngomong apa, hahaha untung TPBnya dulu berakhir indah. 
Point no 6 bagian anak S1 dan S2, itu juga saya rada ngarang sih, soalnya niat seseorang kan tidak terlihat secara eksplisit. Tapi setidaknya itulah yang saya rasakan hari ini, dibuktikan dengan konkret di dua mata kuliah hari ini gw duduk di baris paling depan, berhadapan langsung dengan dosen, dengan niat pengen fokus kuliah di kelas. S1 dulu selama 4 tahun mana pernaaah kuliah duduk di baris paling depan. Hihihi, mudah-mudahan semangat mencari ilmunya nggak luntur dimakan waktu dan tuntutan hidup lainnya yaa. Amiiin.

Oiya jangan heran kenapa sampai saat ini gw masih inget 3 peranan mahasiswa yang disebut diatas, soalnya dulu yang ngasih materinya mantan ketua kongres yang charming dan jagooo banget ngomongnya. Sekarang orangnya udah nikah dan punya 1 anak *maklum masih suka kepoin twitternya*, hihihi

Kembali ke sekolah. Campur aduk rasanya. Doakan semua lancar yaa.

Terimakasih sudah membaca.


Salam,
Venessa Allia
25315022

P.S: tulisan selanjutnya saya mau sharing soal pengalaman solo travelling kemarin yaa, setelah tertunda beberapa hari, emm tertunda satu bulan sih lebih tepatnya. Mudah-mudahan nggak basi deh :D

2 comments:

fahimhadi mengatakan...

Baru juga sehari, udah tajem aja analisanya.

Sahnaz Mentari Pujiasningrum mengatakan...

Hai ka' Venessa Allia,, boleh share pengalaman tesnya masuk tekling ITB? saya sudah mendaftar tekling yg intake Januari 2017, tapi blm ada pengalaman tes tertulis dan wawancaranya yg tinggal 2 minggu lagi :)

Makasih ka'