Jumat, 06 Maret 2015

Backpack To Work



“Tas Baru Nes?”
“Tumben kak pakai tas begitu?”
“Ciee tas baruuu!”

Yaa begitulah respon beberapa orang yang melihat gw selalu pakai backpack alias tas punggung selama satu minggu terakhir ini. Gw yang biasa ke kantor membawa 2 tas yang terdiri dari 1 tas tangan dan satu tas laptop yang talinya panjang, memutuskan untuk ganti penampilan dengan memakai tas punggung. Sebenernya keputusan untuk pakai tas punggung ini bukan karena pengen gaya, tapi lebih karena gw ingin menyederhanakan kehidupan sehari-hari gw. Bawa 2 tas ke kantor lama-lama rasanya jadi riweuh sendiri. Jadi untuk mempermudah hidup, gw akhirnya memilih menggunakan 1 tas yang bisa memuat seluruh barang-barang yang perlu gw bawa ke kantor. Laptop, charger, dompet, kacamata, parfum, tempat pensil dan printilan-printilan lainnya semua bersatu dalam satu tas. Dan yes ternyata dengan menggunakan backpack, hidup gw rasanya jadi lebih simple dan nyaman. Nggak perlu ribet bawa 2 tas. Mau ke Plant manapun, mau meeting dimanapun, mau main atau kerja, cukup bawa 1 tas ini saja dan Insha Alloh nggak ada resiko barang ketinggalan. Gw masih inget gimana keselnya ketinggalan laptop di rumah saat udah di perjalanan menuju kantor di hari Sabtu. Nah, pakai 1 tas seperti ini Insha Alloh nggak akan ketinggalan lagi.

Keinginan menggunakan backpack sudah gw rasakan dari sekitar 1 bulanan kemarin. Gw nanya ke temen gw yang pakai backpack juga ke kantor, dimana beli backpack keren kayak yang dia punya, terus dia merekomendasikan distro-distro di Bandung. Akhirnya saat minggu kemarin ke Bandung, gw niat untuk hunting backpack di distro-distro Jalan Trunojoyo, Jalan Banda dan Jalan Riau. Setelah muter-muter ke beberapa tempat, mempertimbangkan berbagai faktor antara lain fungsi tas, kenyamanan, model, bahan, dan pastinya harga, pilihan gw jatuh pada tas ini:

Tampak Depan. 

Foto kantong depan, bagian dalam, tampak belakang dan tampak depan.

Tas yang belum gw beri nama ini (yeah gw termasuk cewek yang suka kasih nama benda-benda kesayangan), gw beli di distro 347 di Jalan Trunojoyo (tulisan ini pastinya bukan blog berbayar, jadi gw menyebutkan brand 347 dengan sukarela). 
Ada beberapa alasan gw memilih tas ini:
  1. Karena tasnya untuk dipakai ngantor, maka harus ada bagian tas yang dapat menyimpan laptop dengan aman, dan tas ini memiliki bagian khusus untuk menyimpan laptop, lengkap dengan bantalan sehingga laptop tetap aman jika ada goncangan
  2. Gw menemukan beberapa tas punggung yang ada tempat laptopnya, tapi ukuran tasnya jumbo banget, tas ini ukurannya pas.
  3. Warna tasnya mostly hitam. Kalau ada warna lain sebenernya gw bakal milih warna lain yang lebih cerah, sayangnya hanya ada 1 warna. Nah tapi yang menarik dan bikin gw jatuh cinta dengan tas ini adalah motif daun dan ranting warna coklat dan hijau dibagian bawah dan belakang tas ini. Motif ini memberikan kesan natural dan unik. Kayaknya kalau pakai tas ini gw akan memberikan kesan “venessa anaknya cinta alam banget” (padahal mah pencitraan doang hahaha). 
  4. Model tas ini sederhana, cendrung  standar. Tapi memenuhi fungsi simple yang gw kejar. Dan sangat nyaman dipakai. Bahannya bagus, walaupun kayaknya kalau hujan deras, air hujan akan rembes masuk ke dalam tas. 
  5. Tas ini buatan Indonesia. Gw udah hampir mau beli tas lain di distro lain. Tas lain tersebut ukurannya pas, nyaman dipakai, modelnya bagus, warnanya cerah, buatan China, dengan harga yang sedikit lebih mahal. Setelah mikir-mikir gw lebih memilih tas 347 yang di labelnya ditulis jelas banget “This is Not Made in China”. Gw cinta produk-produk Indonesia, asalkan kualitas produknya oke aja. Nah sepengetahuan gw, barang-barang 347 ini dari dulu kualitasnya emang bagus-bagus (sekali lagi merekomendasikan 347 dengan sukarela karena ini bukan blog berbayar)
Mungkin karena gw kerja di pabrik, cewek-cewek di kantor gw cukup banyak yang suka pakai tas punggung. Maklum pabrik kan lingkungannya relatif lebih garang dibandingkan head office, jadi cewek-cewek disini harus kelihatan tangguh, hihi. Terus tadi waktu makan di kantin bareng sama gadis-gadis bertas punggung, gw jadi kepikiran buat gerakan “backpack to work”. Kita akan mengkampanyekan manfaat-manfaat menggunakan tas punggung ke kantor bagi wanita pada khususnya, seperti dapat menghindari skoliosis, tidak rempong, tangan bebas bergerak atau bebas membawa belanjaan, serta akan membuat Anda wanita-wanita twenty something kembali kelihatan muda seperti mahasiswa :).

Anyway, seperti yang tadi gw bilang, pakai backpack ternyata bisa bikin hidup gw lebih simple dan nggak riweuh sendiri (bagi Anda yang nggak ngerti bahasa Sunda, riweuh itu mirip-miriplah artinya sama repot). Gw yakin dengan merubah cara hidup menjadi lebih simple, secara nggak langsung akan membuat hidup gw menjadi lebih ringan. :)
Hidup Backpack To Work!!


Salam,
Venessa Allia

  

4 comments:

Hawa Firdausi mengatakan...

Benes kok beli backpack di bandung ga bilang2 sih! :(

Blog After Work mengatakan...

Kalo aku beli backpack yang gede sekalian. Bisa buat ngantor, bisa buat naik gunung :D Eiger 30L is the best for me. Produk asli indonesia pulak

Muhammad Yogaswara mengatakan...

"wanita-wanita twenty something"

duh, ini gak bisa banget kalo gak ketawa :))))

Venessa Allia mengatakan...

@wawa: hehehe emg kamu minat beli juga

@mas fahmi: tas Eiger nampaknya kamu banget.

@yogas: heeeh nggak usah ketawaa :p